Sabtu, 17 Desember 2011

ASUHAN KEPERAWATAN PANKREATITIS


MAKALAH PENCERNAAN 1
ASUHAN KEPERAWATAN
PANKREATITIS 
DISUSUN OLEH :
ANDIMAULANA



PROGRAM STUDI SI KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KEPERAWATAN
MUHAMMADIYAH PONTIANAK
2010-2011



KATA  PENGANTAR
            Puji syukur kita panjatkan kehadiran Allah SWT karena dengan izin-Nya tugas akhir ini dapat di selesaikan dengan sebaik-baiknya.Tak lupakami upacapkan terima kasih kepada teman yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini.makalah ini di buat berdasarkan fakta yang ada. Makalah ini merupakan makalah tentang pankreatitis.Tujuan yang di capai dalam makalah ini adalah supaya perawat mampu mendegakan asuhan keperawatan dengan benar sehingga menjadikan perawat yang professional.
            Dalam hal ini kami menyadari bahwa banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini,untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun,agar penulisan selanjutnya lebih sempurna dan bermanfaat di kemudian hari.
                                               


                                                       Pontianak,12 desember  2011
                                            
                                                                                             Penulis :











BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar belakang
Pankreatitis adalah peradangan pankreas. Hal ini terjadi ketika pankreas enzim (terutama tripsin) yang mencerna makanan yang diaktifkan dalam pankreas bukan dari usus kecil. Ini mungkin akut - mulai tiba-tiba dan berlangsung beberapa hari, atau kronis - yang terjadi selama bertahun-tahun. Ini memiliki beberapa penyebab dan gejala
B.     Masalah
1.      Apakah yang di maksud dengan pankreastitis ?
2.      Bagaimanakah tanda dan gejalan pankreastitis ?
3.      bagaimanakah rencana kepreawatan pankreastitis ?
C.     Tujuan
1.      Mendeskripsikan pengertian pankreastitis ?
2.      Mendeskripsikan tanda dan gejalan pankreastitis ?
3.      Mendeskripsikan rencana keperawatan pankreastitis ?










BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian
Pankreatitis (inflamasi pankreas) merupakan penyakit yang serius pada pankreas dengan intensitas yang dapat berkisar mulai dari kelainan yang relatif ringan dan sembuh sendiri hingga penyakit yang berjalan dengan cepat dan fatal yang tidak bereaksi terhadap berbagai pengobatan. (Brunner & Suddart, 200; 1338)
Pankreatitis adalah kondisi inflamasi yang menimbulkan nyeri dimana enzim pankreas diaktifasi secara prematur mengakibatkan autodigestif dari pankreas. (Doengoes, 2000;558)
Pankreatitis akut adalah inflamasi pankreas yang biasanya terjadi akibat alkoholisme dan penyakit saluran empedu seperti kolelitiasis dan kolesistisis. (Sandra M. Nettina, 2001)
Pankreatitis adalah reaksi peradangan pancreas yang ditandai oleh autodigesti pancreas olehenzim-enzim pancreas, bahan-bahan vasoaktif dan bahan-bahan toksik lainnya keluar darisaluran-saluran pancreas dan masuk ke dalam ruang pararenal anterior dan posterior sertarongga-rongga peritoneum. Bahan-bahan ini mengakibatkan iritasi kimiawi yang luas.Berdasarkan The second International Symposium on the Classification of pancreatitis   ( Mareilles, 1980), pancreatitis di bagi atas:
1.      Pancreatitis akut : fungsi pankreas kembali normal lagi.
2.      Pancreatitis kronik : terdapat sisa-sisa kerusakan yang permanen.
B.     Etiologi
  1. Batu saluran empedu
  2. Infeksi virus atau bakteri
  3. Alkoholisme berat
  4. Obat seperti steroid, diuretik tiazoid
  5. Hiperlipidemia, terutama fredericson tipe V
  6. Hiperparatiroidisme
  7. Asidosis metabolik
  8. Uremia
  9. Imunologi seperti lupus eritematosus
  10. Pankreatitis gestasional karena ketidakseimbangan hormonal
  11. Defisiensi proteinToksin
  12. Lain-lain seperti gangguan sirkulasi, stimulsi vagal ( Arief Mansjoer, 2000)
C.    Patofisiologi
Sebagai kontras adanya berbagai factor etiologi yang menyertai pankreatitis, terdapat berbagai rangkaian kejadian patofisiologi yang uniform yang terjadi pada timbulnya penyakit ini.Kejadian ini didasarkan pada aktivitas enzim di dalam pancreas yang kemudian mengakibatkan autodigesti organ. Dalam keadaan normal pancreas terlindung dari efek enzimatik enzim digestinya sendiri.enzim ini disintesis sebagai zimogen yang inaktif dan diaktivasi dengan pemecahan rantai peptid secara enzimatik. Enzim proteolotik ( tripsin, kimotripsin, karboksipeptidase, elastase ) dan fosfolopase A termasuk dalam kelompok ini. Enzim digesti yang lain seperti amylase dan lipase disintesis dalam bentuk inaktif dan disimpan dalam butir zimogen sehingga terisolasi oleh membrane fosfolipid di dalam sel asini. Selain itu terdapat inhibitor di dalam jaringan pancreas, cairan pancreas dan serum sehingga dapat mengaktivasi protease yang diaktivasi terlalu dini. Dalam proses aktivasi enzim di dalam pancreas, peran penting terletak pada tripsin yang mengaktivasi semua zimogen pancreas yang terlihat dalam proses autodigesti ( kemotripsinogen, proelasase,fosfolifase A ). Hanya lipase yang aktif yang tidak tergantung pada tripsin. Aktivasi ezimogen secara normal imulai oleh enterokinase di duodenum. Ini mengakibatkan mulainya aktivasi tripsin yang kemudian mengaktivasi zimogen yang lain. Jadi diduga bahwa aktivasi dini tripsinogen menjadi tripsin adalah pemicu bagi kaskade enzim dan autodigesti pankreas. Adapun mekanisme yang memulai aktivasi enzim antara lain adalah refluks isi duodenum dan refluks caian empedu, aktivasi system komplemen, stimulasi, sekresi enzim yang berlebihan. Isi duodenum merupakan campuran enzim pancreas yang aktif, asam empedu, lisolesitin dan lemak yang telah mengalami emulsifikasi. Semuanya ini mampu menginduksi pancreas akut. Asam empedu mempunyai efek detergen pada sel pancreas, meningkatkan aktivasi lipase dafosfolipase A, memecah lesitin menjadi lisolesitin dan asam lemak dan menginduksi spontan sejumlah kecil tripsinogen sehingga berikutnya mengaktivasi proenzim pancreas yang lain. Selanjutnya perfusi asam empedu ke dalam duktus pancreatikus yang utama menambah permiabelitas sehingga menyebabkan perubahan structural yang jelas. Kelainan histology utama yang ditemukan pada pankreatitis akut adalah nekrosis koagulasi parenkim dan piknosis inti atau kariolisis yang cepat diikuti oleh degradasi asini yang nekrotik dan absorpsi dbris yang timbul. Adanya ema, pendarahan dan rombosis menunjukkan kerusakan vascular yang terjadi bersamaan.
D.    Tanda dan Gejala
Nyeri abdomen yang hebat merupakan gejala utama pankreatitis yang menyebabkan pasien datang ke rumah sakit. Rasa sakit dan nyeri tekan abdomen yang disertai nyeri pada punggung, terjadi akibat iritasi dan edema pada pankreas yang mengalami inflamasi tersebut sehingga timbul rangsangan pada ujung-ujung saraf. Peningkatan tekanan pada kapsul pankreas dan obstruksi duktus pankreatikus juga turut menimbulkan rasa sakit.
Secara khas rasa sakit yang terjadi pada bagian tengah ulu hati (midepigastrium). Awitannya sering bersifat akut dan terjdi 24-48 jam setelah makan atau setelah mengkonsumsi minuman keras; rasa sakit ini dapat bersifat menyebar dan sulit ditentukan lokasinya. Umumnya rasa sakit menjadi semakin parah setelah makan dan tidak dapat diredakan dengan pemberian antasid. Rasa sakit ini dapat disertai dengan distensi abdomen, adanya massa pada abdomen yang dapat diraba tetapi batasnya tidak jelas dan dengan penurunan peristatis. Rasa sakit yang disebabkan oleh pankreatitis sering disertai dengn muntah. Pasien tampak berada dalam keadaan sakit berat defens muskuler teraba pada abdomen. Perut yang kaku atau mirip papan dapat terjadi dan merupakan tanda yang fatal. Namun demikian abdomen dapat tetap lunak jika tidak terjadi peritonitis. Ekimosis (memar) didaerah pinggang dan disekitar umbilikus merupakan tanda yang menunjukkan adanya pankreatitis haemoragik yang berat.Mual dan muntah umumnya dijumpai pada pankreatitis akut. Muntahan biasanya berasal dari isi lambung tetapi juga dapat mengandung getah empedu. Gejala panas, ikterus, konfusidan agitasi dapat terjadi.Hipotensi yang terjadi bersifat khas dan mencerminkan keadaan hipovolemia serta syok yang disebabkan oleh kehilangan sejumlah besar cairan yang kaya protein, karena cairan ini mengalir kedalam jaringan dan rongga peritoneum. Pasien dapat mengalami takikardia, sianosis dan kulit yang dingin serta basah disamping gejala hipotensi. Gagal ginjal akut sering dijumpai pada keadaan ini. Gangguan pernafasan serta hipoksia lazim terjadi, dan pasien dapat memperlihatkan gejala infiltrasi paru yang difus, dispnoe, tachipnoe dan hasil pemeriksaan gas darah abnormal. Depresi miokard, hipokalsemia, hiperglikemia dan koagulopati intravaskuler diseminata dapat pula terjadi pada pankreatitis akut (Brunner & Suddart, 2001:1339)
E.     Konsep Keperawatan
1.      Pengkajian
Riwayat kesehatan difokuskan pada karakteristik nyeri abdomen serta adanya gangguan rasa nyaman yang dialami pasien. Munculnya rasa nyeri, lokasi dan hubungannya dengan makan dan konsumsi alkohol serta hasl berbagai upaya yang dilakukan pasien untuk mengurangi rasa nyeri perlu dicatat. Status cairan serta nutrisi pasien dan riwayat serangan batu empedu serta konsumsi alkohol harus dikaji. Riwayat masalah gastrointestinal, yang mencakup mual, muntah, diare dan pengeluaran feses yang berlemak harus ditanyakan. Pemeriksaan abdomen harus dilakukan untuk mengkaji rasa sakit, nyeri tekan, ketegangan muskuler dan bising usus. Adanya abdomen yang kaku seperti papan atau yang lunak harus dicatat. Status pernapasan, frekuensi dan corak pernapasan serta suara pernapasan harus dikaji. Suara napas yang normal, suara tambahan, dan hasil-hasil perkusi dada yang abnormal, termasuk suara pekak pada basis paru dan taktil fremitus yang abnormal juga harus didokumentasikan. Status emosional serta psikologis pasien dan anggota keluarganya serta upaya mereka untuk mengatasinya harus dikaji karna mereka sering merasa takut dan cemas mengingat beratnya gejala pasien serta sakit yang dideritanya.
2.      Diagnosa Keperawatan
Diagnosa keperawatan yang lazim muncul pada klien dengan Pankreatitis adalah:
a.    Nyeri berhubungan dengan obstruksi pankreas, duktus bilier, kontaminasi kimia pada permukaan peritoneal oleh eksudat pankreas/autodigestif oleh pankreas.
Ditandai dengan: keluhan nyeri, focus pada diri sendiri, wajah meringis, perilaku distraksi/tegang.
b.      Resiko tinggi terhadap kekurangan volume cairan berhubungan dengan kebilangan berlebihan, peningkatan ukuran dasar vaskuler, gangguan proses pembekuan, perdarahan.
Ditandai dengan: tidak dapat diterapkan adanya tanda dan gejala.
c.       Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan muntah, penurunan pemasukan oral, pembatasan diet, kehilangan enzim pencernaan dan insulin.
Ditandai dengan: keluhan pemasukan makanan tidak adekuat, enggan makan, keluhan gangguan sensasi pengecap, penurunan berat badan.
d.      Resiko tinggi terhadap infeksi berhubungan dengan tidak adekuatnya pertahanan utama: statis cairan tubuh, gangguan peristaltik, perubahan pH pada sekresi. Defisiensi nutrisi.
Ditandai dengan: tidak dapat diterapkan adanya tanda dan gejala.
3.      Rencana Keperawatan
a.       Nyeri berhubungan dengan obstruksi pankreas, duktus bilier, kontaminasi kimia pada permukaan peritoneal oleh eksudat pankreas/autodigestif oleh pankreas.
Tujuan:
a)      Mengatakan nyeri hilang/terkontrol.
b)      Mengikuti program terapeutik.
c)      Menunjukkan penggunaan metode yang menghilangkan nyeri.
Intervensi
a)      Selidiki keluhan verbal nyeri, lihat lokasi dan intensitas khusus (skala 0-10). Catat faktor-faktor yang meningkatkan dan menghilangkan nyeri.
R/ nyeri sering menyebar, berat dan tidak berhubungan pada pankreatitis akut atau perdarahan. Nyeri berat sering merupakan gejala utama pada pasien pankreatitis kronik. Nyeri tersembunyi pada kuadran kanan atas menunjukkan keterlibatan kepala pankreas. Nyeri pada kuadran kiri atas diduga keterlibatan ekor pankreas. Nyeri terlokalisir menunjukkan terjadinya pseudokista atau abses. Pertahankan tirah baring selama serangan akut. Berikan lingkungan tenang. R/ menurunkan laju metabolik dan rangsangan/sekresi GI, sehingga menurunkan aktivitas pankreas.
b)      Ajarkan teknik relaksasi.
R/ meningkatkan relaksasi dan memampukan pasien untuk memfokuskan perhatian; dapat meningkatkan koping.
c)      Pertahankan lingkungan bebas makanan berbau.
R/ rangsangan sensoridapat mengaktifkan enzim pankreas, meningkatkan nyeri.
d)     Berikan analgesik pada waktu yang tepat (lebih kecil, dosis lebih sering).
R/ nyeri berat/lama dapat meningkatkan syok dan lebih sulit hilang, memerlukan dosis obat lebih besar, yang dapat mendasari masalah/komplikasi dan dapat memperberat depresi pernapasan.
e)      Pertahankan perawatan kulit, khususnya pada adanya aliran cairan dari fistula dinding abdomen.
R/ enzimpankreas dapat mencerna kulit dan jaringan dinding abdomen, menimbulkan luka bakar kimiawi. 
b.      Resiko tinggi terhadap kekurangan volume cairan berhubungan dengan kebilangan berlebihan, peningkatan ukuran dasar vaskuler, gangguan proses pembekuan, perdarahan.
Tujuan: mempertahankan hidrasi adekuat dibuktikan oleh tanda vital stabil, turgor kulit baik, pengisian kapiler cepat, nadi perifer kuat, dan secara individu mengeluarkan jumlah urin adekuat.
Intervensi
a)      Awasi TD.
R/ perpindahan cairan, perdarahan, dan menghilangkan vasodilator (kinin) dan factor depresan jantung yang dipicu oleh iskemia pankreas dapat menyebabkan hipertensi berat. Penurunan curah jantung/perfusi organ buruk sekunder terhadap episode hipotensi dapat mencetuskan luasnya komplikasi sistemik.
b)      Ukur masukan dan haluaran termasuk muntah/aspirasi gaster,diare. Hitung keseimbangan cairan 24 jam.
R/ indikator kebutuhan penggantian/keefektifan terapi.
c)      Catat warna dan karakter drainase gaster juga pH dan adanya darah.
R/ resiko perdarahan gaster tinggi.
d)     Timbang berat badan sesuai indikasi.
R/ penurunan berat badan menunjukkan hipovolemia; namun edema, retensi cairan dan asites mungkin ditunjukkan oleh peningkatan atau berat badan stabil.
e)      Catat turgor kulit, kulit/membrane mukosa kering, keluhan haus.
R/ indikator fisiologis lanjut dari dehidrasi.
f)        Auskultasi bunyi jantung, catat frekuensi dan irama. Awasi/catat perubahan irama.
R/ perubahan jantung/distritmia dapat menunjukkan hipovolemia dan/atau ketidakseimbangan elektrolit, umumnya hipokalemia/hipokalsemia.





Kolaborasi
g)      Berikan penggantian cairan sesuai indikasi.
R/ pilihan cairan pengganti kurang penting pada kecepatan dan keadekuatan perbaikan volume. 
c.       Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan muntah, penurunan pemasukan oral, pembatasan diet, kehilangan enzim pencernaan dan insulin.
Tujuan:
a)      Menunjukkan peningkatan berat badan mencapai tujuan dengan bilai laboratorium normal.
b)       Tidak mengalami malnutrisi.
c)      Menunjukkan perilaku, perubahan pola hidup untuk meningkatkan da/atau mempertahankan beratbdan normal.
Intervensi
a)       Kaji abdomen, catat adanya/karakter bising usus, distensi abdomen, dan keluhan mual.
R/ disetensi abdomen dan atoni usus sering terjadi, mengakibatkan penurunan/tidak adanya bising usus.
b)       Berikan perawatan oral.
R/ menurunkan rangsangan muntah dan inflamasi/iritasi membran mukosa kering sehubungan dengan dehidrasi dan bernapas dengan mulut bila NGT dipasang. 
c)      Observasi warna/konsistensi/jumlah feses dan bau.
R/ steatore terjadi karna pencernaan lemak tidak sempurna.
d)      Catat tanda peningkatan haus dan berkemih atau perubahan mental dan ketajaman visual.
R/ mewaspadakan terjadinya hiperglikemia karna peningkatan pengeluaran glukagon (kerusakan sel alfa) atau penurunan pengeluaran insulin (kerusakan sel beta).
Kolaborasi
e)      .Pertahankan status puasa dan penghisapan gaster pada fase akut.
R/ mencegah ransangan dan pengeluaran enzim pankreas bila kimus dan asam HCL masuk ke duodenum.
d.      Resiko tinggi terhadap infeksi berhubungan dengan tidak adekuatnya pertahanan utama: statis cairan tubuh, gangguan peristaltik, perubahan pH pada sekresi. Defisiensi nutrisi.
Tujuan:
a)      Meningkatkan waktu penyembuhan, bebas tanda infeksi.
b)      Tidak demam.
c)      Berpartisipasi pada aktivitas untuk menurunkan resiko infeksi.
Intervensi
a)      Gunakan tehnik aseptik ketat bila mengganti balutan bedah atau bekerja dengan infus kateter/selang. Ganti balutan dengan cepat.
R/ membatasi sumber infeksi, dimana dapat menimbulkan sepsis pada pasien.
b)      Tekankan pentingnya mencuci tangan dengan baik.
R/ menurunkan resiko kontaminasi silang.
c)      Observasi frekuensi dan karakteristik pernapasan, bunyi napas. Catat adanya batuk dan produksi sputum
R/ akumulasi cairan dan keterbatasan mobilitas mencetuskan infeksi pernapasan dan atelektasis. Akumulasi cairan asites dapat menyebabkan peningkatan diafragma dan pernapasan abdomen dangkal.
d)     Dorong posisi sering, napas dalam dan batuk.
R/ meningkatkan ventilasi segmen paru dan meningkatkan mobilitas sekresi.
e)      Observasi adanya demam dan distress pernapasan berhubungan dengan ikterik.
R/ ikterik kolestatik dan penurunan fungsi paru mungkin tanda pertama sepsis dari organisme gram negatif. 
f)       Kaji adanya peningkatan nyeri abdomen, kekakuan nyeri tekan, penurunan/tidak adanya bising usus.
R/ diduga peritonitis.
4.      Implementasi
Implementasi dilakukan sesuai dengan rencana keperawatan yang telah dibuat sebelumnya berdasarkan masalah keperawatan yang ditemukan dalam kasus, dengan menuliskan waktu pelaksanaan dan respon klien.


5.      Evaluasi
a.       Nyeri dapat teratasi dengan kriteria klien mengatakan nyeri hilang/terkontrol dan mengikuti program terapeutik.
b.      Resiko tinggi terhadap kekurangan volume cairan tidak terjadi dengan kriteria klien mampu mempertahankan hidrasi adekuat dengan tanda vital dalam batas normal, turgor kulit baik, pengisian kapiler cepat, nadi perifer kuat, dan secara individu mengeluarkan jumlah urin adekuat.
c.       Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh dapat teratasi dengan kriteria klien mampu menunjukkan peningkatan berat badan mencapai tujuan dengan bilai laboratorium normal dan tidak mengalami malnutrisi.
d.      Resiko tinggi terhadap infeksi tidak terjadi dengan kriteria klien bebas tanda infeksi.




















BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Pankreatitis (inflamasi pankreas) merupakan penyakit yang serius pada pankreas dengan intensitas yang dapat berkisar mulai dari kelainan yang relatif ringan dan sembuh sendir hingga penyakit yang berjalan dengan cepat dan kondisi inflamasi yang menimbulkan nyeri dimana enzim pankreas diaktifasi secara prematur mengakibatkan autodigestif dari pankreas fatal yang tidak bereaksi terhadap berbagai pengobatan. Gejala yang paling umum dari pankreatitis adalah nyeri perut yang parah bagian atas yang menjalar ke punggung, mual, dan muntah yang diperparah dengan makan..
B.     Saran
Dengan adanya pembuatan makalah ini di harapkan mahasiswa dapat memahami penyakit Pankreatitis dan juga dapat mengerti bagaimana asuhan keperawatan yang di lakukan pada pasien dengan penyakit sehingga mempermudah kita nantinya di lapangan.

















DAFTAR PUSTAKA
Doenges, Marilynn E., 1999, Rencana Asuhan Kepeawatan: Pedoman untuk Perencanaan dan Pendokumentasian Perawatan Pasien, (Edisi 3), Jakarta, EGC.
Mitchell, Richard N., 2008, Buku Saku Dasar Patologis Penyakit, Jakarta , EGC.
Smeltzer, Suzanne C., 2001, Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah, (Edisi 8), Jakarta, EGC.
http://www.scribd.com/aanakatsukia





stop global warming


DAMPAK PERUBAHAN IKLIM. Duta besar Inggris untuk Indonesia, Martin Hatful memberikan keterangan terkait peta dampak perubahan iklim di Indonesia di Kedutaan Besar Inggris, Jakarta, Jumat (23/10). Peta yang baru diluncurkan oleh Ilmuwan Inggris tersebut menunjukkan dampak yang timbul jika rata-rata suhu global meningkat hingga 4 derajat Celcius, jika kita gagal menjaga perubahan iklim, peta akan diserahkan untuk pemerintah Indonesia.

Duta Besar Inggris untuk indonesia meluncurkan peta dampak kenaikan suhu sebesar empat derajat celcius bagi dunia, untuk mengajak dunia menanggapi isu “global warming”, di Jakarta.

Dampak kenaikan suhu ini untuk Asia Tenggara berarti kenaikan permukaan laut sekitar 80 cm, dan akibatnya lebih dari 33 juta orang kebanjiran.

Kenaikan tersebut akan menimbulkan banjir besar yang kemungkinan akan menenggelamkan sebagaian besar wilayah Indonesia, serta ekosistem laut akan terkena dampak serius dengan hilangnya terumbu karang dan pemancingan komersial.

Selain itu, dampak lainnya adalah musim kemarau berkepanjangan sehingga dapat meyulitkan sektor pertanian Indonesia, dampak itu juga akan disertai dengan topan tropis yang berkepanjangan dan sulit diprediksi.

Pihak pemerintah Inggris melalui Dubes Hartfull memuji keberanian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menargetkan penurunan emisi sebanyak 26 persen dan mungkin 41 persen dengan bantuan internasional pada “Climate Change Talk” di Bangkok, Thailand, awal Oktober lalu.

Sebagian besar negara dunia berkomitmen untuk tidak melebihi pemanasan dari dua derajat untuk menghindari perubahan iklim yang berbahaya, dan telah menunjukkan bahwa untuk mencapai sasaran yang 2 derajat, yang dalam 3% memotong emisi global diperlukan setiap tahun, mulai dari tahun 2010.

SEREM KAN GAN??

ADA CARA GAMPANG MENCEGAH GLOBAL WARMING YAITU :

1.JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN
2.HEMAT LISTRIK
3.STOP PENEBANGAN HUTAN
4.REBOISASI
5.KURANGI MEMAKAI KENDARAAN
6.HEMAT AIR

Jumat, 09 Desember 2011

stop global warming



Kita mungkin bingung mengapa suhu semakin hari semakin, air bersih semangkin langgka, ilkim tidak menentu dan banyak timbulnya penyakit baru.
Yang paling nyata dampak global warming di Indonesia yaitu, gagal panen, kemarau, angin topan, banyaknya warga terserang penyakit, penyebab hal tersebut diantaranya penebangan hulan yang berlebihan, limbah pabrik dan limbah rumah tangga,dan perlunya langgkah nyata untuk hal tersebut. Sekarang kitah bahas dulu global warming secara umum

Apa itu pemanasan global ?
Pemanasan global adalah ketika bumi memanas (suhu naik). Ini terjadi ketika gas rumah kaca (karbon dioksida, uap air, nitrogen oksida, dan metana) memerangkap panas dan cahaya dari matahari di atmosfer bumi, yang meningkatkan suhu. Hal ini menyakiti banyak orang, hewan, dan tanaman. Banyak yang tidak dapat mengambil perubahan, sehingga mereka mati.
Apa efek rumah kaca?
Efek rumah kaca adalah ketika suhu naik karena panas matahari dan cahaya yang terperangkap di atmosfer bumi. Ini seperti ketika panas yang terperangkap di dalam mobil. Pada hari yang sangat panas, mobil semakin panas ketika keluar di tempat parkir. Hal ini karena panas dan cahaya dari matahari dapat masuk ke dalam mobil, dengan pergi melalui jendela, tapi tidak bisa kembali keluar. Ini adalah apa efek rumah kaca tidak untuk bumi. Panas dan cahaya bisa melalui atmosfer, tetapi tidak bisa keluar. Akibatnya, suhu naik. Coretan garis yang berasal dari matahari adalah cahaya tampak dan garis-garis dan panah di dalam mobil adalah cahaya inframerah. Panas matahari dapat masuk ke dalam mobil melalui jendela tetapi kemudian terjebak. Hal ini membuat apa yang pernah terjadi tersebut mungkin, rumah kaca, mobil, bangunan, atau atmosfer bumi, panas. Diagram ini menunjukkan panas yang masuk ke mobil sebagai cahaya tampak (cahaya Anda dapat melihat) dan cahaya inframerah (panas). Setelah cahaya di dalam mobil, itu adalah terjebak dan panas membangun, seperti itu tidak di atmosfer bumi.

Kadang-kadang suhu bisa berubah dengan cara yang membantu kita. Efek rumah kaca membuat bumi yang sesuai bagi orang untuk hidup. Tanpa itu, bumi akan membeku, atau di sisi lain itu akan terbakar panas. Ini akan membeku pada malam hari karena matahari akan menjadi turun. Kita tidak akan mendapatkan panas matahari dan cahaya untuk membuat malam agak hangat. Pada siang hari, terutama selama musim panas, itu akan terbakar karena matahari akan dengan tidak ada suasana untuk menyaring itu, sehingga orang-orang, tumbuhan, dan hewan akan terkena semua cahaya dan panas.
Meskipun efek rumah kaca membuat bumi dapat memiliki orang yang hidup di atasnya, jika ada akan menjadi gas terlalu banyak, bumi bisa mendapatkan lebih hangat luar biasa, dan banyak tumbuhan, hewan, dan orang akan mati. Mereka akan mati karena akan ada lebih sedikit makanan (tanaman seperti jagung, gandum, dan sayuran lainnya dan buah-buahan). Hal ini akan terjadi karena tanaman tidak akan mampu mengambil panas. Hal ini akan menyebabkan kita memiliki lebih sedikit makanan untuk dimakan, tetapi juga akan membatasi makanan yang hewan. Dengan sedikit makanan, seperti rumput, untuk hewan-hewan yang kita butuhkan untuk bertahan hidup (seperti sapi) kita bahkan akan memiliki lebih sedikit makanan. Secara bertahap, orang, tumbuhan, dan hewan semua akan mati kelaparan.
Apa gas rumah kaca?
Gas rumah kaca di atmosfer adalah gas bumi yang mengumpulkan panas dan cahaya dari matahari. Dengan terlalu banyak gas rumah kaca di udara, atmosfer bumi akan menjebak panas terlalu banyak dan bumi akan terlalu panas. Akibatnya manusia, hewan, dan tanaman akan mati karena panas akan terlalu kuat.
Bagaimana pemanasan global mempengaruhi lingkungan?
Pemanasan global mempengaruhi banyak bagian dunia. Pemanasan global membuat kenaikan permukaan laut, dan ketika laut naik, air mencakup banyak pulau dataran rendah. Ini adalah masalah besar bagi banyak tanaman, hewan, dan orang-orang di pulau-pulau. Air mencakup tanaman dan menyebabkan beberapa dari mereka untuk mati. Ketika mereka mati, hewan-hewan kehilangan sumber makanan, bersama dengan habitat mereka. Meskipun hewan memiliki kemampuan yang lebih baik untuk beradaptasi dengan apa yang terjadi dari tanaman lakukan, mereka mungkin mati juga. Ketika tumbuhan dan hewan mati, orang kehilangan dua sumber makanan makanan, tanaman dan makanan hewan. Mereka juga mungkin kehilangan rumah mereka. Akibatnya, mereka juga harus meninggalkan daerah itu atau mati. Ini akan disebut istirahat dalam rantai makanan, atau reaksi berantai, satu hal terjadi yang mengarah ke yang lain dan sebagainya.
Lautan dipengaruhi oleh pemanasan global dengan cara lain, juga. Banyak hal yang terjadi ke laut terkait dengan pemanasan global. Satu hal yang terjadi adalah air hangat, disebabkan dari pemanasan global, akan merugikan dan membunuh ganggang di lautan sebagai contoh alga .
Alga adalah produsen yang dapat Anda lihat mengambang di atas air. (Produser adalah sesuatu yang membuat makanan bagi hewan lain melalui fotosintesis, seperti rumput.) Ini mengambang ganggang hijau adalah makanan untuk banyak konsumen di laut. (Konsumen adalah sesuatu yang makan produsen.) Salah satu jenis konsumen adalah ikan kecil. Ada banyak orang lain seperti kepiting, beberapa paus, dan hewan lainnya. Ganggang sedikit masalah karena ada sedikit makanan bagi kami dan banyak hewan di laut.
Pemanasan global
berdapmpak negative terhadap manusia, tumbuhan, hewan dan, tlingkungan serta iklim . Hal ini membunuh ganggang, tetapi juga merusak hutan besar banyak. Polusi yang menyebabkan pemanasan global terkait dengan hujan asam. Hujan asam secara bertahap menghancurkan hampir segala sesuatu yang disentuhnya. Pemanasan global juga menyebabkan kebakaran banyak lagi yang menghapus seluruh hutan. Hal ini terjadi karena pemanasan global dapat membuat bumi sangat panas. Di hutan, beberapa tanaman dan daun pohon dapat begitu kering, sehingga mereka terbakar.
Apa yang menyebabkan pemanasan global ?
Banyak hal yang menyebabkan pemanasan global. Satu hal yang menyebabkan pemanasan global adalah polusi listrik. Listrik menyebabkan polusi dalam banyak cara, beberapa buruk daripada yang lain. Dalam kebanyakan kasus, bahan bakar fosil dibakar untuk menciptakan listrik. Bahan bakar fosil yang terbuat dari tumbuhan dan hewan yang mati. Beberapa contoh bahan bakar fosil minyak dan minyak bumi. Banyak polutan (bahan kimia yang mencemari udara, air, dan tanah) yang dikirim ke udara ketika bahan bakar fosil dibakar. Beberapa bahan kimia yang disebut gas rumah kaca.Kami menggunakan sumber-sumber energi lebih dari sumber yang melepaskan lebih sedikit polusi. Minyak, salah satu sumber energi, banyak digunakan. Hal ini digunakan untuk transportasi, pembuatan listrik, dan membuat banyak hal lainnya. Meskipun ini sumber energi mengeluarkan banyak polusi, itu digunakan untuk 38% dari energi Amerika Serikat '. Beberapa contoh lain dari menggunakan energi dan polusi udara adalah:
Menggunkan kendaraan secara berlebihan dan mengeluarkan asab
Menggunakan AC yang dapat mengikis ozon di admosfir
Menggunakan listrik secara berlebihan
Ketika Anda melakukan hal ini, Anda yang menyebabkan gas rumah kaca lebih banyak untuk dikirim ke udara. Gas rumah kaca ke udara dikirim karena menciptakan listrik yang Anda gunakan untuk melakukan hal-hal penyebab polusi. Jika Anda memikirkan berapa kali sehari Anda melakukan hal ini, itu banyak. Anda bahkan harus menambahkan berapa banyak orang lain melakukan hal-hal! Itu ternyata menjadi banyak polutan masuk ke udara hari karena orang-orang seperti kita menggunakan listrik. Sedikitnya jumlah listrik yang Anda gunakan, semakin baik.Ketika kita membuang sampah kita pergi, sampah pergi ke tempat pembuangan sampah. Landfill adalah bukit-bukit besar yang Anda pergi dengan tol pada bau itu. Mereka penuh dengan sampah. Sampah kemudian kadang-kadang dibakar. Ini mengirimkan sejumlah besar gas rumah kaca ke udara dan membuat pemanasan global lebih buruk.
Hal lain yang membuat pemanasan global lebih buruk adalah ketika orang menebang pohon. Pepohonan dan tanaman lainnya mengumpulkan karbon dioksida (CO2), yang merupakan gas rumah kaca.
Karbon dioksida adalah udara yang memungkinkan tubuh kita ketika kita hirup. Dengan pohon-pohon lebih sedikit, lebih sulit bagi orang untuk bernapas karena ada lebih banyak CO2 di udara, dan kita tidak bernapas CO2, kita menghirup oksigen. Tanaman mengumpulkan CO2 yang kita hirup, dan mereka memberikan kembali oksigen yang kita hirup masuk Dengan sedikit pohon dan tanaman lainnya, seperti ganggang, ada udara kurang bagi kita, dan gas rumah kaca lebih banyak dikirim ke udara. Ini berarti bahwa sangat penting untuk melindungi pohon-pohon kami untuk menghentikan efek rumah kaca, dan juga agar kita dapat bernapas dan hidup.Gas ini, CO2, mengumpulkan cahaya dan panas (energi radiasi), yang dihasilkan oleh matahari, dan ini membuat bumi lebih hangat. Panas dan cahaya dari matahari akan diproduksi di pusat matahari. (Matahari memiliki lapisan seperti bumi.) Warna kuning kotor di luar permukaan. Daerah terang dan gelap berwarna kuning adalah zona konveksi. Daerah berwarna oranye adalah zona radiasi, dan daerah berwarna merah adalah intinya. Garis-garis coretan mewakili energi radiasi.
Lapisan ini disebut inti. Sama seperti inti dari apel, itu adalah di tengah. Berikut ada suhu yang sangat tinggi, sekitar 27.000.000 ° F. Panas ini lolos keluar dari lapisan ini ke lapisan berikutnya, zona radiatif. Lapisan ini lebih dingin, sekitar 4.500.000 ° F. Secara bertahap, panas dan cahaya akan melewati zona konveksi pada suhu sekitar 2.000.000 ° F. Ketika sampai ke permukaan, suhu sekitar 10.000 ° F. Akhirnya, panas dan cahaya dikirim ke ruang angkasa. Ini disebut energi radiasi (panas dan cahaya). Energi radiasi mencapai atmosfer bumi. Sebagai hasil dari proses ini kita mendapatkan cahaya dan panas. Ketika Anda mencemari, Anda mengirim bahan kimia ke udara yang merusak atmosfer kita, jadi lebih panas dan cahaya tidak dapat melarikan diri dari atmosfer bumi.
Apa yang orang lakukan untuk menghentikan pemanasan global ?
Orang-orang melakukan banyak hal untuk mencoba untuk menghentikan pemanasan global. Satu hal yang orang lakukan adalah carpooling. Carpooling adalah mengemudi dengan seseorang ke tempat yang Anda berdua akan. Ini meminimalkan jumlah gas rumah kaca dimasukkan ke dalam udara oleh mobil.Hal lain yang orang lakukan adalah menjadi lebih berhati-hati meninggalkan hal-hal seperti menyalakan televisi, komputer, dan lampu. Banyak orang yang mengambil waktu jauh dari televisi, dan sebagai gantinya, mereka menghabiskan lebih banyak waktu di luar ruangan. Hal ini membantu planet kita keluar banyak. Sekarang, lebih banyak orang bahkan naik bus, berjalan kaki ke sekolah, dan mengendarai sepeda mereka untuk menurunkan jumlah gas rumah kaca di udara. Menanam pohon dan daur ulang juga membantu. Jika Anda daur ulang, sampah kurang pergi ke dump, dan sampah kurang mendapat terbakar. Akibatnya, ada lebih sedikit gas rumah kaca di atmosfer kita.Perhatikan apa yang Anda beli. Banyak hal, seperti hairspray dan deodoran, sekarang dibuat untuk memiliki kurang dari dampak pada atmosfer. Gas rumah kaca kurang akan naik ke udara, dan pemanasan global akan melambat.
Apa yang pemerintah lakukan untuk menghentikan pemanasan global ?
pemerintah melakukan banyak hal untuk membantu menghentikan pemanasan global. Pemerintah membuat undang-undang yang disebut The Clean Air Act sehingga ada polusi udara kurang. Pemanasan global adalah membuat orang mendapatkan penyakit yang sangat buruk yang bisa membuat mereka cacat, sangat sakit, dan kadang-kadang bahkan mati. Air Bersih Act adalah membuat banyak perusahaan mengubah produk mereka untuk mengurangi masalah ini. Bagian dari hukum mengatakan bahwa Anda tidak dapat menempatkan sejumlah polutan di udara. Hairspray dan beberapa produk lainnya, seperti cangkir busa, punya masalah ini. Membuat dan menggunakan produk ini mengeluarkan terlalu banyak senyawa organik volatil (VOC), ozon-menghancurkan bahan kimia (chlorofluorocarbon (CFC), dan bahan kimia terkait (seperti CO2) ke udara. Sekarang, hampir semua produk memiliki label pada mereka memberitahu orang apa produk ini dapat lakukan untuk lingkungan dan banyak orang tahun 2015 semua produk yang terdaftar di Clean Air Act akan memiliki label ini pada mereka.:
PERINGATAN: mengandung atau diproduksi dengan (kimia akan pergi di sini Untuk contoh chlorofluorocarbon (CFC), sebuah zat yang membahayakan kesehatan masyarakat dan lingkungan dengan menghancurkan ozon di atas atmosfer..
Hampir semua bahan kimia lainnya yang dapat berbahaya akan memiliki label ini pada mereka mudah-mudahan pada saat ini (2015) juga.Clean Air Act juga telah membuat perusahaan mobil mengubah beberapa hal dalam mobil. Mobil mencemari banyak. Sementara mobil membuat lebih dari setengah dari asap (polusi terlihat di udara) di dunia, banyak hal yang perlu mobil bergerak dan panas membuat polusi bahkan lebih. Beberapa hal yang berada di dalam mobil, bus, truk, dan sepeda motor, seperti bensin, mencemari udara ketika bahan bakar dibakar. Ia keluar sebagai kimia dan ketika dicampur di udara, bentuk asap. Asap adalah jenis polusi yang Anda lihat dalam bentuk awan. Jika Anda pernah berkunjung ke California Anda dapat melihat banyak kabut asap di beberapa tempat. Kadang-kadang kabut asap akan sangat buruk sehingga Anda tidak dapat melihat sama sekali! Asap terbentuk ketika knalpot mobil, polusi dari rumah, dan polusi dari pabrik-pabrik bercampur di udara dan memiliki reaksi kimia. Panas matahari dan cahaya menambah reaksi.
Mobil, bus, dan truk juga bertanggung jawab untuk lebih dari 50% bahan kimia berbahaya membiarkan ke udara. Beberapa bahan kimia dapat menyebabkan kerusakan kanker, cacat lahir, kesulitan bernapas, otak dan saraf, melukai paru-paru, dan mata terbakar. Beberapa polutan berbahaya yang sangat mereka bahkan dapat menyebabkan kematian.
Apa adalah beberapa bahan kimia berbahaya lainnya ?
Beberapa bahan kimia lain yang menyebabkan polusi udara dan buruk bagi lingkungan dan masyarakat adalah: Ozon Ozon-dihasilkan ketika bahan kimia polusi lainnya menggabungkan. Ini adalah elemen dasar dari kabut asap. Hal ini menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan yang berhubungan dengan paru-paru. Hal ini dapat merusak tanaman dan penglihatan batas. Hal ini juga dapat menyebabkan banyak kerusakan properti.
VOC (senyawa organik yang mudah menguap, pembentuk asap) - VOC adalah membiarkan ke udara ketika bahan bakar dibakar. Bahan kimia ini dapat menyebabkan kanker. Hal ini juga dapat membahayakan tanaman.
NOx (nitrogen dioksida) - zat kimia ini membentuk kabut asap. Hal ini juga dibentuk oleh pembakaran sumber energi, seperti gas, batubara, dan minyak, dan dengan mobil. Zat kimia ini menyebabkan masalah pada sistem pernapasan (termasuk paru-paru). Hal ini menyebabkan hujan asam, dan dapat merusak pohon. Kimia ini bisa menggerogoti bangunan dan patung. CO (karbon monoksida) - Sumber kimia ini adalah pembakaran sumber energi. Ini menyebabkan masalah pembuluh darah dan kegagalan pernapasan.
PM-10 (partikulat) - Sumber kimia ini adalah membajak dan membakar ladang. Hal ini dapat menyebabkan kematian dan kerusakan paru-paru. Hal ini dapat membuat sulit bagi orang untuk bernapas. Asap, jelaga, abu, dan debu dibentuk oleh bahan kimia ini dapat membuat banyak kota kotor. Sulfur Dioksida-bahan kimia ini diproduksi oleh pembuatan kertas dan logam. Bahan kimia ini dapat menyebabkan kerusakan paru-paru permanen. Hal ini dapat menyebabkan hujan asam yang membunuh pohon dan kerusakan bangunan dan patung-patung. Timbal-ini kimia dalam cat, bensin bertimbal, smelter, dan dalam baterai penyimpanan memimpin. Hal ini dapat menyebabkan otak banyak dan kerusakan saraf dan berbagai masalah pencernaan. Meskipun orang dewasa melakukan banyak hal untuk membantu menghentikan pemanasan global, anak-anak bisa melakukan apa saja yang banyak. Anak-anak tidak bisa melakukan hal-hal berat seperti membuat hukum, tapi kita bisa melakukan hal-hal mudah seperti tidak menonton TV sebanyak. Anda dapat mendengarkan orang tua Anda ketika mereka mengatakan, matikan lampu Anda atau pergi bermain di luar. Mendengarkan mereka dan benar-benar mencoba untuk membantu dapat membantu Anda, lingkungan Anda, dan dunia.
Bibliografi:
Pemanasan Global dan Lingkungan Efek Rumah Kaca." Almanak Dunia 2000. Mahwah: World Almanac Books, 2000.
EPA (Amerika Serikat Environmental Protection Agency). Situs Anak Pemanasan Global. http://www.epa.gov/globalwarming/kids. Last visited: Desember 2001.
National Geographic. Apakah Pemutihan Karang Cara Pembuatan Terbaik dari Situasi Buruk? http://news.nationalgeographic.com/news/2001/07/0725_coralbleaching.html.
Last visited: Desember 2001.
Daya Scorecard. Listrik dan Lingkungan Hidup. http://powerscorecard.org/elec_env.cfm. Last visited: Januari 2002.
EPA. Panduan Bahasa Inggris Plain Untuk Para Clean Air Act. http://www.epa.gov/oar/oaqps/peg_caa/pegcaain.html. Last visited: Januari 2002.
"Sun." Dunia Book Encyclopedia, 1978.
Dictionary